Royal Jelly
Royal Jelly adalah cairan berupa jeli/crem/milk
yang disekresikan oleh lebah pekerja muda dari bahan baku
madu dan pollen yang digunakan lebah sebagai makanan khusus
bagi larva calon ratu lebah dan larva lebah pekerja.
Rata-rata komposisi royal jelly adalah :
Protein 50%, Karbohidrat 25%, Lemak 16%, Mineral 2%,
Lain-lain (R-Faktor) 7%.
Protein tersusun dati 30 asam amino (15
protein esensial) yang berguna untuk perawatan dan
pembentukan jaringan dan fungsi reproduksi. Karbohidrat
berupa gula fruktosa dan glukosa, lemak yang berbeda dengan
lemak hewani/nabati, berguna dalam aspek biologis royal
jelly, seperti proses anti bakteri, anti jamur, anti tumor,
penurunan kolesterol dan trigliserida dalam darah serta
perbaikan jaringan. Mineral adalah : K, Mg, a, Ca, Zn, Fe,
Cu, Mn. Vitamin : A, B1, B2, B3, B4, B5, B6, B7, B8, B9,
B12, C, D, E, K. Komponen lain (R-Faktor) belum
teridentifikasi yang diduga memberi sumbangan terhadap
manfaat royal jelly. Royal Jelly adalah anti oksidan yang
paling lengkap. Manfaat Royal Jelly : Royal Jelly merupakan
bahan katalis untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh,
meningkatkan kekebalan tubuh, sebagai antibiotik memacu
fungsi seksual, meningkatkan kecerdasan, dan sangat baik
merawat kulit dan kecantikan, serta sebagai stimulasi bagi
penderita kelelahan dan depresi. Hormon remaja yang terdapat
dalam Royal Jelly sangat bermanfaat untuk merawat jaringan
tubuh tetap dalam keadaan muda. Royal Jelly sangat
direkomendasikan bagi wanita hamil.